Rabu, 08 Juni 2011

SEBAIKNYA KITA TAHU

Stres Oksidatif adalah status Metabolisme tubuh dimana jumlah antioksidan alami dalam tubuh berkurang akibat menurunnya enzim peroksidase.. Enzim peroksidase dibentuk dg sumber protein yg kita makan... Jika anak balita kita kurang Gizi (diet protein menurun) otomatis oksidatifnya meningkat... Apa akibatnya jika stres oksidatif meningkat,akan muncul kerusakan jaringan dimulai dari jaringan lemak jenuh dimembran sel... Dan pastinya anak kita kurus, jika hal ini berlanjut pembentukan dan perkembangan sel neuron (sistem syaraf juga akan menurun) jadi kecerdasan si anak akan lamban.. Bagaimana jika hal ini terjadi pada orang dewasa? Orang dewasa yang masa pertumbuhannya sudah lewat akan mempengaruhi kematian sel secara terprogram (opoptosis) jadi tampaknya pada kulit yang hitam kurang cerah karena pergantian sel secara mitosis berkurang dg kata lain "cepat tua" boros umurnya... Maka akan tampak dimuka wajahnya "cling" pada umumnya yang memiliki status gizi baik..dan burem dan lebih tua dari usianya itu ada kemungkinan asupan gizi makanan yang kurang seimbang atau menderita penyakit kronis yang menahun... Makanya antiageng (anti penuaan itu cukup gizi) yang memperparah stres oksidatif pada anak/semua orang adalah jika sering sakit-sakitan,terinfeksi suatu mikro organisme atau ada paparan polutan dari luar misalnya (asap rokok,alkohol,obat-obatan,radiasi matahari dsb) karena tubuh akan menanggapi oksidasi dari luaran infeksi tsb dg sintesis ROS (Reaktif Oksigen Spesies) suatu zat yang menurunkan kemampuan antioksidant ... Hal ini tentu akan memperparah kondisi seseorang,cara untuk mengembalikan metabolisme tubuh kearah normal diantaranya: 1).jangan makan berlebihan (terutama dari sumber karbohidrat).. 2).Konsumsi makanan yang banyak serat,vitamin dan mineral,karena merupakan antioksidant yang akan mengembalikan status stres oksidatif,makanan mentah yang higienis itu mengandung antioksidant.. 3).Minum air putih yang banyak dan sesedikit mungkin minuman yang berwarna (softdrink) apalagi sepuhan.. Aduh hindari banget tuh..karena minuman anak-anak yang murah (biasanya Rp.500) yang saccetan itu pewarnanya sejenis sepuhan.. 4).Hindari zat akditif,pengawet dan penyedap rasa (mecin dan saos)..dan zat akditif lain: kopi,teh (walaupun ada manfaatnya boleh sesekali) tapi jgn dibiasakan.. SMC 09-06-2011 01:00 WIB

Tidak ada komentar: